Pendeta & Jemaat
Pendeta berulang2 kali bilang: “kalau ditampar pipi kiri, kita harus berikan pipi kanan. Bosan dengar itu anak muda maju ke depan & menampar pipi kiri pendeta. Ternyata pendeta berikan pipi kanannya juga u dtampar. Selesai kebaktian mrk salaman d luar gereja. Kemudian pendeta menampar pipi anak muda itu beberapa kali sambil berkata:”Apa yg kamu tabur, akan kamu tuai” PLAK PLOK PLAK PLOK PLAK PLOK
Kisah Konyol di Pesawat Garuda
Peristiwa ini terjadi di pesawat Garuda flight No. GA603 rute Manado -Makassar- Jakarta.
Ada 1 penumpang… orang Manado yg baru pertama kali naik pswat, duduk di seat 20A (ekonomy class) udah agak di belakang. Dia naik dari Manado dan tidak ada masalah. Pada saat transit di Makassar, dia turun dari pesawat melalui pintu depan sehingga melewati kompartmen kelas Bisnis, mungkin dia perhatikan perbedaan kelas bisnis dan ekonomi dari ukuran besarnya kursi. Nah pada saat boarding lagi dari Makassar, si Alo (nama orang Manado itu) naik ke pesawat, duduk di seat no.1F (Bisnis kelas paling depan lagi….). Kemudian adacabin crew nanya:
Cabin Crew : Selamat Sore Pak.
Alo : Selamat Sore Nona …..
Cabin Crew : Mohon Maaf pak, bisa lihat Boarding Passnya ??
Alo : Oh… kita nen tau apa itu koa. Ngana minta apa ??
Cabin Crew : Maaf pak, saya mau lihat potongan pass naik, berupa kertas. Mungkin ada di tiket yang bapak pegang.
Alo : Oh.. kalo teket ada nooo…. ngana mo lia ?? sabar ne …
Alo ambil tiketnya di kantong celana, kemudian diberikan ke Cabin crew.
Cabin Crew : Oh Maaf pak, tempat bapak bukan disini, tapi di belakang, tepatnya no 20A, di kelas ekonomi. Mohon maaf pak, mari saya antar ke tempat duduk bapak.
Alo : Nimau !!!!!! kita mo dudu disini…. kita suka dudu disini!!!
Cabin Crew : Maaf pak.. tapi bapak bayarnya untuk ekonomi class sementara yg disini buat yg bayar tiket Bisnis Class.
Alo : Itu ngana pe urusan…. bukan kita pe urusan noo…. yg kita tau…kita so bayar teket.. kong kita mau dudu di muka sini. Pigi sana …. bajauh jo ngana……! !!!!
Si cabin crew tetap dengan ramahnya menjelaskan ke Om Menado, tetapi si Om tetap bakras alias ngotot gak mau pindah. Akhirnya karena penumpang sudah pada naik semua dan pintu pesawat akan ditutup namun si Alo tetap gak mau pindah, maka melaporlah si cabin crew ke PIC (Pilot in Command). Si pilot yg kebetulan orang Ambon Fam-nya Tapillalu, klo tdk salah…).. trus keluar untuk ketemu dgn Alo.
Pilot : Om … selamat sore om…. Apa kabar om ??
Alo : Selamat sore… (tapi tetap tidak tersenyum)
Pilot : Om dapa lia gagah skali doe mau berangkat ke mana Om ??
Alo : Jakarta . Ngana orang Manado ???
Pilot : Bukan Om….. beta orang Ambon …. tapi Om … beta ada mau bilang …. kalo mau ke Jakarta musti dudu di belakang Om.
Alo : Oh ?? Begitu ka?? Kong dorang yg dudu di muka ini mau pigi mana?
Pilot : …Kalo yang di muka sini Om… itu mau bale ulang ke Manado .
Si Alo capat-capat berdiri trus pindah tempat sambil bicara ke Cabin Crew “Kiapa ngoni nda kase tau dari tadi, klo yg di muka mau bale ke Manado ? Kita rugi no.. klo su beli teket dari Manado mau pigi jakarta … maar dapa bale ulang ke Manado “.
Apakah Tuhan Itu Ada?
Apakah Tuhan Itu Ada?
(Kisah Nyata)
Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada?
Apakah Tuhan menciptakan kejahatan?
Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang
mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini, “Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”.
Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakansemuanya”.
“Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali lagi.
“Ya, Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut. Profesor itu menjawab,
“Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan.
Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita
menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah
kejahatan.”
Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut.
Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia
telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.
Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata,
“Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?”
“Tentu saja,” jawab si Profesor
Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?”
“Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada.
Kamu tidak pernah sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa
lainnya.
Mahasiswa itu menjawab, “Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada.
Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas.
Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali.
Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu
tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan
panas.
Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?”
Profesor itu menjawab, “Tentu saja itu ada.”
Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah, Pak.
Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya.
Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak.
Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa
warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna.
Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap.
Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya
diruangan tersebut.
Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”
Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?”
Dengan bimbang professor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang telah
kukatakan sebelumnya.
Kita melihat setiap hari, Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara
manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.”
Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda salah,
Pak. Kajahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan.
Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk
mendeskripsikan ketiadaan Tuhan.
Tuhan tidak menciptakan kajahatan. Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya
kasih Tuhan dihati manusia.
Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari
ketiadaan cahaya.”
Profesor itu terdiam.
(Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein)
Apa yang bergerak paling Cepat?
Seorang manager HRD sedang menyaring pelamar untuk satu lowongan di kantornya. Setelah membaca seluruh berkas lamaran yang masuk, dia menemukan 4 orang calon yang cocok. Dia memutuskan memanggil ke-4 orang itu dan menanyakan 1 pertanyaan saja. Jawaban mereka akan menjadi penentu apakah akan diterima atau tidak.
Harinya tiba dan ke-4 orang itu sudah duduk rapi di ruangan interview. Si Manager lalu mengajukan 1 pertanyaan: setahu Anda, apa yang bergerak paling cepat?
Kandidat I menjawab, “PIKIRAN. Dia muncul begitu saja di dalam kepala, tanpa peringatan, tanpa ancang-ancang. Tiba-tiba saja dia sudah ada. Pikiran adalah yang bergerak paling cepat yang saya tahu”.
“Jawaban yang sangat bagus”, sahut si Manager. “Kalau menurut Anda?”, tanyanya ke kandidat II.
“Hm….KEJAPAN MATA! Datangnya tidak bisa diperkirakan, dan tanpa kita sadari mata kita sudah berkejap. Kejapan mata adalah yang bergerak paling cepat kalau menurut saya”
“Bagus sekali! Dan memang ada ungkapan ’sekejap mata’ untuk menggambarkan betapa cepatnya sesuatu terjadi”. Si manager berpaling ke kandidat III, yang kelihatan berpikir keras.
“NYALA LAMPU adalah yang tercepat yang saya ketahui”, jawabnya, “Saya sering menyalakan saklar di dalam rumah dan lampu yang di taman depan langsung saat itu juga menyala”
Si manager terkesan dengan jawaban kandidat III. “Memang sulit mengalahkan kecepatan cahaya”, pujinya.
Dilirik oleh sang manager, kandidat IV menjawab, “Sudah jelas bahwa yang paling cepat itu adalah MENCRET”
“APA???!!!”, seru sang manager yang terkaget-kaget dengan jawaban yang tak terduga itu.
saya bisa menjelaskannya”, kata si kandidat. “Dua hari lalu kan perut saya mendadak mules sekali. Cepat-cepat saya berlari ke toilet. Tapi sebelum saya sempat BERPIKIR, MENGEJAPKAN MATA atau MENYALAKAN LAMPU, saya sudah berak di celana”.
Tragedi Orang Kaya
Suatu sore telepon berbunyi.
“Hallo, Pak Buto? Ini saya, tuan, Idum, pembantu di villa bapak..”
“Oh iya. Ada apa Dum? Ada masalah?
“Anu..saya nelepon cuma mau ngasih tau, burung kakaktua bapak mati..”
“Kakaktua saya? Mati? Yang pernah menang di Lomba Tingkat Dunia itu??”
“Ya tuan..yang itu”
“Waduh sial juga ya…lumayan banyak juga tuh duit keluar buat
ngelatih tu burung..matinya kenapa dum?”
“Gara2 makan daging busuk, tuan”
“Daging busuk?? Siapa yang ngasih dia daging busuk??!!”
“Ngga ada tuan..dia cuma makan daging kuda yang udah mati.”
“Kuda mati? Kuda mati apa??”
“Kuda punya tuan.”
“Kuda yang menang pacuan internasional itu?!!!”
“Iya tuan, Dia mati kecapean setelah narik gerobak tong air.”
“Lu gila ya? gerobak air apaan???”
“Gerobak air buat madamin api, tuan”
“Ya ampuun..api apa lagi???”
“Api di rumah tuan! Ada lilin yang jatuh dan apinya kena tirai..trus
merembet deh.”
“Ja..jadi..maksud lu villa mewah gua itu ancur berantakan gara2
lilin?!!!”
“Begitulah, tuan.”
“Tapi kan disitu banyak lampu!!! Tu lilin buat apaan???”
“Buat pemakaman, tuan.”
“Demi Tuhan, pemakaman apa dumm??!!”
“Pemakaman istri tuan.. Suatu malam dia berjalan2 di dalam rumah yang
gelap gulita, saya pikir maling, jadi saya hajar aja dia pake tongkat
golf Nike tuan…”
Sunyi……. ………
Sunyi cukup lama…. …………..
“Dum….lu bener2 dalam bahaya besar, awas kalo tu tongkat ampe patah…..”
Jangan Suka Bergosip
Seseorang menceritakan gosip mengenai tetangganya & dalam beberapa hari saja,
seluruh lingkungan mengetahui ceritanya.
Tetangganya itu tentu saja sakit hati.
Beberapa hari kemudian,
orang yg menyebarluaskan gossip tersebut menyadari bahwa ternyata gosip itu tak benar.
Dia menyesal, lalu datang kpd orang yg bijaksana untuk mencari tahu apa yg harus dilakukannya untuk memperbaiki kesalahannya itu.
“Pergilah ke pasar” kata orang bijak itu,
“belilah kemoceng, kemudian dalam perjalanan pulang, cabuti bulu ayam di kemoceng & buanglah satu persatu di sepanjang jalan pulang.”
Meski kaget mendengar saran itu, si penyebar gosip tetap melakukan apa yg disuruh kepadanya.
Keesokan harinya orang tersebut melaporkan apa yg sudah dilakukannya.
Orang bijak itu berkata lagi, “Sekarang pergilah & kumpulkan kembali semua bulu ayam yg kau buang kemarin & bawa kepadaku”
Orang itu pun menyusuri jalan yg sama,
tapi angin tlah melemparkan bulu-bulu itu ke segala arah.
Setelah mencari selama beberapa jam,
ia kembali hanya dgn tiga
potong bulu.
“Lihat kan?” kata orang bijak itu, “sangat mudah melemparkannya,
namun tak mungkin mengumpulkannya kembali,
begitu pula dgn gossip.
Tak sulit menyebarluaskan gossip,
namun sekali gossip terlempar,
7 ekor kudapun tak dapat menariknya kembali.”
PESAN MORAL,
Hidup & mati seseorang dikuasai lidah,
siapa suka menggemakannya,
akan memakan buahnya.
Lidah memang suatu anggota yg kecil,
tapi sangatlah besar kuasanya.
Bila kita salah menggunakan,
maka hancurlah smua yg ada disekitar kita.
Lidah yg lembut adalah pohon kehidupan,
Tapi lidah yg jahat melukai hati orang lain!
Mulut orang benar mengeluarkan hikmat,
tetapi lidah bercabang akan dikerat.
Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka
Seorang laki-laki pengangguran melamar posisi sebagai ‘office boy’ di Microsoft.
Manajer SDM mewawancarainya, kemudian melihatnya untuk membersihkan lantai sebagai ujian.
‘Anda bekerja “katanya.
“Berikan alamat e-mail Anda dan saya akan mengirimkan aplikasi untuk diisi, juga tanggal ketika Anda dapat mulai bekerja.”
Pria itu menjawab, “Tapi saya tidak punya komputer, bahkan email ‘.
“Maafkan aku”, kata manajer HR. Jika Anda tidak memiliki email, itu berarti Anda tidak ada. Dan siapa yang tidak ada, tidak dapat memiliki pekerjaan. “
Orang itu tanpa harapan sama sekali. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan, dengan hanya memiliki uang $ 10 di saku.
Ia kemudian memutuskan untuk pergi ke supermarket dan membeli 10kg peti tomat.
Dia kemudian menjual secara keliling tomat itu dari rumah ke rumah.
Dalam waktu kurang dari dua jam, dia berhasil melipatgandakan modalnya.
Dia mengulangi penjualannya secara keliling tiga kali, dan pulang dengan uang $ 60.
Lelaki itu menyadari bahwa ia bisa bertahan hidup dengan berjualan tomat, dan dia mulai untuk pergi berjualan tomat sehari-hari dan sering pulang larut malam mendagangkan jualannya hari demi hari uang keuntungan yg didapat dua kali lipat atau tiga kali lipat dalam penjualannya sehari-hari.
Tak lama, ia membeli mobil, lalu truk, dan kemudian ia mempunyai armada kendaraan pengiriman sendiri.
5 tahun kemudian, orang itu menjadi salah satu pengusaha food retailer terbesar di Amerika Serikat.
Ia mulai merencanakan masa depan keluarganya, dan memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa.
Dia memanggil broker asuransi, dan memilih rencana perlindungan.
Ketika percakapan itu disimpulkan broker bertanya emailnya.
Pria itu menjawab, “Aku tidak punya email.”
broker itu menjawab ingin tahu,
‘Anda tidak memiliki email, namun telah berhasil membangun sebuah imperium perusahaan bisnis. Dapatkah Anda membayangkan apa yang bisa terjadi jika Anda memiliki email!!? “
Pria itu berpikir sejenak dan menjawab, “Ya, aku akan menjadi seorang office boy di Microsoft!!”
Quote:
Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka. Namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup terlalu lama sehingga tidak melihat pintu lain yang telah terbuka.
Jangan pernah berhenti berusaha dan jangan menyerah karena gagal, serta berani melangkah
Refleksi Diri
Disaat kamu ingin melepaskan seseorang..ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya
Disaat kamu mulai tidak mencintainya…ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya
Disaat kamu mulai bosan dengannya…ingatlah selalu saat terindah bersamanya
Disaat kamu ingin menduakannya…bayangkan jika dia selalu setia
Saat kamu ingin membohonginya…ingatlah disaat dia jujur padamu
Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu
Jangan sampai di saat dia sudah tidak disisimu,
Kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu
Yang indah hanya sementara
Yang abadi adalah kenangan
Yang ikhlas hanya dari hati
Yang tulus hanya dari sanubari
Tidak mudah mencari yang hilang
Tidak mudah mengejar impian
Namun yg lebih susah mempertahankan yg ada
Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga
Ingatlah pada pepatah,
“Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini”
Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif….
Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas
Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yg luar biasa, namun…
Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi
Sehelai benang pun tak bisa dimiliki
Apalagi yang mau diperebutkan
Apalagi yang mau disombongkan
Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
Jangan terlalu perhitungan
Jangan hanya mau menang sendiri
Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita
Belajarlah tiada hari tanpa kasih
Selalu berlapang dada dan mengalah
Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan….
Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
Tak ada dendam yang tak bisa terhapus….
Persaingan antara Sinshe China dan tabib Arab
Konon ada sepasang sahabat cina dan arab lagi kebingungan karena usaha mereka bangkrut. Setelah memutar keras otak mereka sepakat membuka pelayanan kesehatan. Maka si cina jadi sinshe dan si arab mejadi tabib.
Setelah 1 minggu praktek, si tabib tetep sepi pasien, namun si sinshe mulai kebanjiran pasien. Si tabib putar otak untuk melawan si sinshe.
Maka si tabib mengeluarkan jurus dg memasang pengumuman di depan ruang praktekx: “Jika Tidak Sembuh Uang Kembali 3x Lipat”
Taktik tu manjur, pasien lalu berdatangan ke si tabib. Giliran si sinshe sewot lalu mencari akal. “Haiyaaa, lumayan kalo owe pulak2 sakit dan tidak sembuh dapat uang lha…”
Lalu ia mendatangi si tabib.
Si sinshe: “Haiyaaa, tolong owe. Owe punya sakit mati lasa. Owe tdk bisa lagi lasain lasa setiap makanan yg owe telan, haiyaa…”
Si tabib: “Ana fikir itu gamfang ana sembuhkan.”
Lalu sitabib memanggil asistenx.
Si tabib: “Hasaaannnn, cefat ente bawa kesini obat no 14.”
Secepat mungkin si asisten yg bernama Hasan membawa obat no. 14 dan oleh si tabib diberikan kpd si sinshe. Dan si sinshe langsung menguyah sblm menelan obat no. 14 tsb.
Si sinshe: “Haiyaaa, ni bukan obat lhaaa, tapi ni tai ayam.”
Si tabib: “Ente betul. Itu tai ayam. Berarti ente sudah sembuh dan tidak mati rasa lg.”
Si sinshe pulang dg kesal krn kalah akal. Lalu ia kembali memutar otak berpikir mencari akal utk mengalahkan si tabib dan sekaligus dpt uang si tabib. Maka kali ni si sinse kembali pura2 sakit lupa yg sangat kronis.
Si sinshe: “Haiyaaaa tabib, owe sakit lupa palah sekali. Owe lupa semua pelistiwa dan memoli owe. Haiyaaa, tolong owe.”
Si tabib: “Gamfang. Ana fasti tolong ente dan ente fasti smbuh. Obat ana mujarab sekali.”
Lalu seperti biasa si tabib mmanggil si Hasan sang asisten.
Si tabib: “Hasaaaaan, cefat ente bawa kemari obat no. 14.”
Si sinshe: “Haiyaaaa, owe tidak mau makan tai ayaaaam lg ˚нåнåнå˚°º=))нå˚°º=D =Dº°˚нåнåнå˚°
Alkisah 2 Tempayan
Seorang ibu yg sudah tua memiliki 2 buah tempayan, yg dipikul di pundaknya dengan menggunakan bambu.
Salah 1 dari tempayan itu retak, sedangkan yg 1 nya tidak bercela dan selalu memuat air hingga penuh.
Setibanya di rumah stlh menempuh perjalanan panjang dr sungai, air di tempayan yang retak tinggal separuh.
Selama 2 tahun hal ini berlangsung setiap hr, dimana sang ibu tua membawa pulang air hanya 1 1/2 tempayan.
Tentunya si tempayan yang utuh sangat bangga akan pencapaiannya. Namun tempayan yg retak merasa malu akan kekurangannya & sedih, sebab dia hanya bisa memenuhi 1/2 dari kewajibannya. Setelah 2 thn yang dianggapnya sebagai kegagalan, akhirnya dia berbicara kepada ibu tua di dekat sungai.
“Aku malu, sebab air bocor melalui bagian tubuhku yang retak di sepanjang jln menuju ke rmh mu.”
Ibu itu tersenyum dan menjawab, “Tidakkah kau lihat bunga yang beraneka ragam di jalur yang kau lalui, namun tidak ada di jalur yang lainnya?
Aku sudah tau kekuranganmu, jadi aku menabur benih bunga di jalurmu dan setiap hr dalam perjalanan pulang kau menyirami benih2 itu, selama 2 thn ini pula aku bisa memetik bunga2 yang cantik untuk menghias meja.
Kalau kau tidak spt itu, maka rmh ini tidak bisa seasri spt ini sebab tidak ada bunga.”
Kita semua pny kekurangan … Namun kekurangan itulah yang menjadikan hidup kita bersama menjadi menyenangkan dan memuaskan dengan saling melengkapi 1 dengan yg lain.
Kita harus bisa menerima setiap orang apa adanya dan mencari yang terbaik dalam diri mereka.
Saudaraku sesama tempayan yang retak, semoga harimu menyenangkan. Jangan lupa mencium wanginya bunga di jalurmu
INGAT! Tdk ada manusia yg sempurna!!!
Di dalam persahabatan kita juga, kadang ada ucapan kita yang menyenangkan, ada juga ucapan kita yang dapat melukai perasaan org lain, tapi jangan ucapan yang melukai itu menjadi beban bagi yang mendengarnya, tp itu adalah cermin kedewasaan kita untuk belajar memahami ucapan yang melukai..
Recent Comments